Saturday, May 31, 2014

Membersihkan Kandang Sapi

Para pembaca yang budiman. Awal April 2014, kami dari Kementerian Pertanian berkunjung ke Gunma, Jepang untuk melihat kemajuan magang petani muda Indonesia. Salah satu yang kami kunjungi adalah peternakan Mr. Fukazu Shuichi yang membimbing petani muda Sdr. Bachtiar. Sewaktu pertama melihat Sdr. Bachtiar yang sedang bekerja, saya agak sedih. Peternakan Fukazu-san berada di tengah hutan dan lumayan jauh dari kota. Menurut Sdr. Bachtiar, di tempat itu masih sering "dikunjungi" babi hutan dan rusa. 

Setelah istirahat sambil minum kopi dan makan snack, kami minta izin melihat area peternakan. Mendengar penjelasan Sdr. Bachtiar, sedikit demi sedikit kami merasa surprise, karena ia dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan otosan Fukazu-san. Pekerjaan relatif ringan karena hampir semua menggunakan mekanisasi. Sehari-hari kerja hanya tekan tombol dan mengamati kalau ada kejadian yang menyimpang. Membersihkan kandang misalnya, Fukazu-san telah merakit sendiri alat pembersih yang terbuat dari besi-besi bekas. Alat itu bisa membersihkan kandang dari kotoran sapi 50-80 ekor hanya dalam beberapa menit. 

Video alat seperti di bawah ini.


Belajar dari pengalaman peternak Jepang, para petani yang menurut saya sangat kreatif diharapkan dapat merekayasa alat untuk mengatasi keterbatasan tenaga kerja manusia. Dengan menggunakan teknologi yang praktis, tenaga petani bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas proses usahatani. Jika pembuatan alat itu sulit, tentunya dapat dikejakan secara bersama-sama dalam suatu kelompok atau dengan meminta bantuan ahli baik dari praktisi, akademisi, dan peneliti.


Jakarta, 31 Mei 2014


Tuesday, May 20, 2014

Forum Pengembangan Usahatani

Salam hangat bagi petani dan pemangku kepentingan lainnya.

Selamat bertemu dalam forum tukar pikiran dan pengalaman berbagai hal tentang pengembangan usahatani. Pengalaman dari petani maju yang terserbar diseluruh penjuru tanah air bahkan dari manca negara akan kita kupas dalam forum ini. Oleh karena itu, mohon partisipasi aktif para petani khususnya petani muda Indonesia untuk mengirimkan artikel kisah manis maupun pahit dalam menjalankan usahataninya. Trik-trik yang pernah digunakan sehingga bisa keluar dari kesulitan dan akhirnya menemukan manisnya hidup dari pertanian.

Pada tahap awal dan sambil menunggu kontribusi dari para pecinta blog ini, kami akan menyajikan kisah usahatani dari Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) beserta Petani Muda Indonesia alumni magang Jepang.

Tujuan kita adalah berbagi, menginspirasi, memperbaiki, memperkuat, dan membesarkan petani Indonesia di tanah leluhurnya sendiri.


Jakarta, 20 Mei 2014
Hormat kami,


Abdul Halim Sihotang